ANALISA MEMINIMASI DAMPAK NEGATIF DAMPAK PENAMBANGAN BATU KAPUR TERHADAP LINGKUNGAN DI KECAMATAN NUSA PENIDA
Dampak penambangan batu kapur di Kecamatan
Nusa Penida terhadap kondisi morfologi tergolong masih rendah. Dampak
penambangan terhadap lingkungan abiotik dikatakan masih tergolong rendah
disebabkan belum melebihi batas maksimal aturan yang ada yaitu kedalamannya
kurang 10 meter. Sistem penambangan batu kapur tipe teras yang diterapkan menyisakan
lahan pasca tambang berupa lubang-lubang yang hanya memiliki
kedalaman 4 m dan luas rata-rata 4 m2.
Upaya perbaikan
yang dilakukan masyarakat dalam usaha perbaikan dampak penambangan batu kapur
di Kecamatan Nusa Penida hanya sebagian kecil penambang yang melakukan usaha
perbaikan dampak akibat penambangan batu kapur. Usaha perbaikan kerusakan
lingkungan abiotik pada masing-masing titik penambangan disebabkan
kesadaran penambang yang berbeda-beda. Secara keseluruhan, upaya
perbaikan kerusakan lingkungan abiotik masih tergolong kurang karena orientasi
masyarakat setempat adalah pertambangan yang mementingkan hasil dari
penambangan.
Sumber:




Tidak ada komentar:
Posting Komentar