TULISAN 1 ANALISA MEMINIMASI DAMPAK NEGATIF DAMPAK PENAMBANGAN BATU KAPUR TERHADAP LINGKUNGAN DI KECAMATAN NUSA PENIDA

ANALISA MEMINIMASI DAMPAK NEGATIF DAMPAK PENAMBANGAN BATU KAPUR TERHADAP LINGKUNGAN DI KECAMATAN NUSA PENIDA

 Dampak penambangan batu kapur di Kecamatan Nusa Penida terhadap kondisi morfologi tergolong masih rendah. Dampak penambangan terhadap lingkungan abiotik dikatakan masih tergolong rendah disebabkan belum melebihi batas maksimal aturan yang ada yaitu kedalamannya kurang 10 meter. Sistem penambangan batu kapur tipe teras yang diterapkan menyisakan lahan pasca tambang berupa lubang-lubang yang hanya memiliki kedalaman 4 m dan luas rata-rata 4 m2.
Upaya perbaikan yang dilakukan masyarakat dalam usaha perbaikan dampak penambangan batu kapur di Kecamatan Nusa Penida hanya sebagian kecil penambang yang melakukan usaha perbaikan dampak akibat penambangan batu kapur. Usaha perbaikan kerusakan lingkungan abiotik pada masing-masing titik penambangan disebabkan kesadaran penambang yang berbeda-beda. Secara keseluruhan, upaya perbaikan kerusakan lingkungan abiotik masih tergolong kurang karena orientasi masyarakat setempat adalah pertambangan yang mementingkan hasil dari penambangan.

Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar